Ketertulisan
sastra mempunyai bermacam akibat untuk keadaan, potensi dan interpretasi
sastra. Perbedaan pemakaian bahasa lisan dan bahasa tulis yang sastra, ada pula
yang bukan sastra; dan sebaliknya ada sastra tulis dan ada pula sastra lisan.
Tolak ukur untuk membedakan sastra dengan bukan sastra harus dicari di bidang
lain. Sastra memang sebagiannya diturunkan dan disimpan dalam naskah- naskah
yang tertulis, tetapi sastra itu secara wajar dibacakan bersama- sama,
dilisankan, dihayati secara kolektif, dalam situasi tatap muka antara pembawa
dan pendengar. Keyakinan bahwa sastra
tidak dapat diteliti dan dipahami secara ilmiah tanpa mengikutsertakan aspek
kemasyarakatannya, yaitu tanpa memandanginya sebagai tindak komunikasi. Karya
sastra sebagai struktur strukturalisme menyajikan pendekatan obyektif yaitu
pendekatan yang menekankan karya sastra sebagai struktur yang sedikit banyaknya
bersifat otonom. Keteraturan atau susunan plot yang masuk akal, ruang lingkup
yang cukup luas, kesatuan dan keterkaitan plot disebut Aristoteles sebagai
syarat utama, khususnya untuk tragedi; tetapi syarat yang sama pada prinsipnya
berlaku pada untuk epik dan untuk seni kata umumnya.
Analisis
struktural bukanlah penjumlahan anasir-anasir itu, misalnya tidak cukup
didaftarkan semua kasus aliterasi, asonansi, rima akhir, rima dalam, inversi
sintaktik, metafor dan metonimi dengan segala macam peristilahan yang muluk-
muluk, dengan apa saja yang secara formal dapat diperhatikan pada sebuah sajak;
atau dalam hal roman pun tidak cukup semacam enumerasi gejala- gejala yang
berhubungan dengan aspek waktu, aspek ruang,perwatakan, point of view,sorot balik, dan apa saja.
·
Sinopsis Film Kata Hati
Randi
adalah seorang fotografer yang hatinya terluka sejak Dera meninggalkan dan
lebih memilih fokus mengejar kariernya sebagai model. Randi sakit hati dan
marah. Kehidupan berubah semula manis menjadi pahit. Fila, seorang gadis yang
mencintai Adrian, sahabat yang sudah dikenalnya sejak 10 tahun lalu. Fila
sangat menyayangi Adrian tapi Fila tidak berani menyatakan isi hatinya sampai
akhirnya Adrian pergi kuliah ke luar negeri. Randi dan Fila adalah dua orang
yang ditinggalkan. Keduanya bertemu di sebuah kafe kedai kopi. Fila tertarik
ketika melihat figur Randi yang selalu terlihat kusut, duduk sendirian di sudut
kafe sambil sibuk dengan kamera. Di sisi lain, Randi tertarik pada sosok Fila
yang ceria dan pada akhirnya berhasil membawa warna baru pada hidupnya menawarkan
kopi pahit menjadi manis .Randi dan Fila saling membantu untuk menyembuhkan
luka hati masing-masing. Pertemuan yang semakin intens membuat keduanya semakin
dekat. Fila dapat membuat Randi kembali tertawa dan keberadaan Randi membuat
Fila merasa tidak sendiri lagi. Ketika hubungan Randi dan Fila semakin dekat,
Dera kembali. Kembalinya Dera membuat segalanya berubah. Kembalinya Dera
memberi satu pertanyaan besar untuk Randi. Pada akhirnya kata hati yang
berbicara menentukannya Randi dan Fila dapat bersatu kembali namun masa lalu
tinggal kenangan.
·
Sinopsis cerpen Gadis Beraroma Kopi
Seorang
pujangga cinta yang payah, pertemuan dengan perempuan aroma tubuh gadis
beraroma kopi itu di persimpangan jalan. Semakin hari pujangga harus mampu
mempelajari bahasa yang dapat dikuasai oleh seisi dunia yaitu bahasa cinta.
Pujangga cinta yang payah tak berani mengatakan ujaran ketika berhadapan sama
dia. Pujangga yang selalu memperhatikan kesehari- hariannya seperti pakaian hem
merah muda dan rok span selutut yang selalu dikenakan gadis beraroma kopi
tersebut. Hari demi hari berlalu namun pujangga tak mampu untuk menyapanya,
ketika perempuan aroma tubuh itu berada di depannya dan menghilang ikut
mengembun. Lelaki itu akhirnya mampu untuk berkenalan. Perbincangan mereka
sampai di sebuah kedai kopi. Berdiang di depan sebuah perapian bersama.
Renungan sesak oleh aroma kafein dari cangkir- cangkir yang mengepul. Ada
sesuatu yang telah terjawab disana. Aroma kopi itu mirip dengan aroma tubuh
gadis di sisinya.
Pada pembahasan sinopsis dua karya
sastra tersebut terdapat kesamaan yaitu suasana dan tempat sebuah kedai
kopi. Sosok perempuan yang diceritakan dalam cerpen gadis beraroma kopi ialah
perempuan yang istimewa yang mempunyai rambut legam dengan pita berwarna coklat
yang selalu ceria menjalani kehidupan meski ia tahu kapan ajal akan menjemput. Perbandingan
antara sastra dengan bidang-bidang lain yang merupakan hasil eksprsi manusia dari dua
gambaran sinopsis tersebut merupakan realita kehidupan manusia terutama dalam
masa- masa remaja sekarang yang mudah sekali terserang yang namanya cinta. Bahasa yang digunakan dalam
cerpen gadis beraroma kopi adanya bahasa biologis dan bahasa isyarat maupun
kata-kata metafora. Seperti Apakah dalam keadaan seperti ini ia harus
banyak meneguk Ipatropium9 agar sesak itu kembali longgar? Apakah
yang terjadi? Ipatropium9 artinya obat sesak nafas. Makna metafora- tapi mengertilah bahwa menulis
dalam bahasa cinta jauh lebih mudah daripada menyatakan sebuah perasaan. Sedangkan
bahasa yang digunakan dalam novel film kata hati karya Bernard Batubara
merupakan bahasa yang mudah dipahami oleh semua kalangan baik remaja, anak- anak,
maupun orang tua. Latar sosial
budaya yang dihasilkan- tempat dalam dua sinopsis tersebut adanya terdapat
kesamaan di sebuah kedai kopi namun tradisi sama- sama mengangkat kesusasteraan
terutama dalam realita cinta, karena mengingat peminat sastra semakin berkurang
dan adanya ketakutan budaya sastra akan menghilang dari zaman. Pengarang
berusaha membuat karya sastra yang bisa menarik terutama bagi kalangan remaja
menyatukan budaya sastra tradisional dengan modern agar ada lagi minat karya
sastra yang tumbuh. Adapun kekurangan dalam dua pembahasan sinopsis tersebut
budaya sastra yang dihasilkan ialah sastra modern sehingga budaya sastra
tradisonal tidak terlihat lagi, dari segi pencitraan, isi, tempat, gaya bahasa
merupakan era modern yang mampu digunakan untuk menarik peminat sastra di zaman
era modern. Adapun kesamaan tema
dalam dua sinopsis tersebut yaitu mengangkat dunia percintaan. Novel Film Kata
Hati mengangkat tema kesetiaan dalam
cinta berujung kata hati yang berbicara sedangkan Cerpen Gadis Beraroma
Kopi mengangkat tema sekuat apapun
mencintai, ketika bukan takdir tidak akan bersatu. Adapun konflik yang
terjadi pada cerpen gadis beraroma kopi bagaimana ketika sang pujangga yang
benar- benar mencintai seorang perempuan yang memiliki aroma kopi yang
menyeruak namun bukan hal takdirnya mereka tidak dipersatukan, perempuan aroma
kopi meninggal. Pada novel film kata hati, ketika menjauh mendekat bagaimana
kesetiaan dan kata hati yang berbicara semuanya. Dari dua pembahasan sinopsis
tersebut tujuan pengarang satu sama lain mengangkat budaya sastra Indonesia dan
kebudayaan terutama kebiasaan orang- orang selalu menikmati secangkir kopi
sehabis melepas lelah dan hal ini masih melekat pada kebudayaan Indonesia.
Daftar
Pustaka
Teeuw.
1984 .Sastra dan ilmu sastra .
Jakarta. Pustaka jaya

0 komentar:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.