Home » » Perbandingan Tema, Konflik dalam Cerpen Gadis Beraroma Kopi dengan Film Kata Hati Karya Bernard Batubara

Perbandingan Tema, Konflik dalam Cerpen Gadis Beraroma Kopi dengan Film Kata Hati Karya Bernard Batubara

Written By Berbagi ide muda Berkarya on Dec 12, 2014 | 4:13 AM


Ketertulisan sastra mempunyai bermacam akibat untuk keadaan, potensi dan interpretasi sastra. Perbedaan pemakaian bahasa lisan dan bahasa tulis yang sastra, ada pula yang bukan sastra; dan sebaliknya ada sastra tulis dan ada pula sastra lisan. Tolak ukur untuk membedakan sastra dengan bukan sastra harus dicari di bidang lain. Sastra memang sebagiannya diturunkan dan disimpan dalam naskah- naskah yang tertulis, tetapi sastra itu secara wajar dibacakan bersama- sama, dilisankan, dihayati secara kolektif, dalam situasi tatap muka antara pembawa dan pendengar.  Keyakinan bahwa sastra tidak dapat diteliti dan dipahami secara ilmiah tanpa mengikutsertakan aspek kemasyarakatannya, yaitu tanpa memandanginya sebagai tindak komunikasi. Karya sastra sebagai struktur strukturalisme menyajikan pendekatan obyektif yaitu pendekatan yang menekankan karya sastra sebagai struktur yang sedikit banyaknya bersifat otonom. Keteraturan atau susunan plot yang masuk akal, ruang lingkup yang cukup luas, kesatuan dan keterkaitan plot disebut Aristoteles sebagai syarat utama, khususnya untuk tragedi; tetapi syarat yang sama pada prinsipnya berlaku pada untuk epik dan untuk seni kata umumnya.
Analisis struktural bukanlah penjumlahan anasir-anasir itu, misalnya tidak cukup didaftarkan semua kasus aliterasi, asonansi, rima akhir, rima dalam, inversi sintaktik, metafor dan metonimi dengan segala macam peristilahan yang muluk- muluk, dengan apa saja yang secara formal dapat diperhatikan pada sebuah sajak; atau dalam hal roman pun tidak cukup semacam enumerasi gejala- gejala yang berhubungan dengan aspek waktu, aspek ruang,perwatakan, point of view,sorot balik, dan apa saja.
·         Sinopsis Film Kata Hati
Randi adalah seorang fotografer yang hatinya terluka sejak Dera meninggalkan dan lebih memilih fokus mengejar kariernya sebagai model. Randi sakit hati dan marah. Kehidupan berubah semula manis menjadi pahit. Fila, seorang gadis yang mencintai Adrian, sahabat yang sudah dikenalnya sejak 10 tahun lalu. Fila sangat menyayangi Adrian tapi Fila tidak berani menyatakan isi hatinya sampai akhirnya Adrian pergi kuliah ke luar negeri. Randi dan Fila adalah dua orang yang ditinggalkan. Keduanya bertemu di sebuah kafe kedai kopi. Fila tertarik ketika melihat figur Randi yang selalu terlihat kusut, duduk sendirian di sudut kafe sambil sibuk dengan kamera. Di sisi lain, Randi tertarik pada sosok Fila yang ceria dan pada akhirnya berhasil membawa warna baru pada hidupnya menawarkan kopi pahit menjadi manis .Randi dan Fila saling membantu untuk menyembuhkan luka hati masing-masing. Pertemuan yang semakin intens membuat keduanya semakin dekat. Fila dapat membuat Randi kembali tertawa dan keberadaan Randi membuat Fila merasa tidak sendiri lagi. Ketika hubungan Randi dan Fila semakin dekat, Dera kembali. Kembalinya Dera membuat segalanya berubah. Kembalinya Dera memberi satu pertanyaan besar untuk Randi. Pada akhirnya kata hati yang berbicara menentukannya Randi dan Fila dapat bersatu kembali namun masa lalu tinggal kenangan.
·         Sinopsis cerpen Gadis Beraroma Kopi
Seorang pujangga cinta yang payah, pertemuan dengan perempuan aroma tubuh gadis beraroma kopi itu di persimpangan jalan. Semakin hari pujangga harus mampu mempelajari bahasa yang dapat dikuasai oleh seisi dunia yaitu bahasa cinta. Pujangga cinta yang payah tak berani mengatakan ujaran ketika berhadapan sama dia. Pujangga yang selalu memperhatikan kesehari- hariannya seperti pakaian hem merah muda dan rok span selutut yang selalu dikenakan gadis beraroma kopi tersebut. Hari demi hari berlalu namun pujangga tak mampu untuk menyapanya, ketika perempuan aroma tubuh itu berada di depannya dan menghilang ikut mengembun. Lelaki itu akhirnya mampu untuk berkenalan. Perbincangan mereka sampai di sebuah kedai kopi. Berdiang di depan sebuah perapian bersama. Renungan sesak oleh aroma kafein dari cangkir- cangkir yang mengepul. Ada sesuatu yang telah terjawab disana. Aroma kopi itu mirip dengan aroma tubuh gadis di sisinya.
            Pada pembahasan sinopsis dua karya sastra tersebut terdapat kesamaan yaitu suasana dan tempat sebuah kedai kopi. Sosok perempuan yang diceritakan dalam cerpen gadis beraroma kopi ialah perempuan yang istimewa yang mempunyai rambut legam dengan pita berwarna coklat yang selalu ceria menjalani kehidupan meski ia tahu kapan ajal akan menjemput. Perbandingan antara sastra dengan bidang-bidang lain yang  merupakan hasil eksprsi manusia dari dua gambaran sinopsis tersebut merupakan realita kehidupan manusia terutama dalam masa- masa remaja sekarang yang mudah sekali terserang  yang namanya cinta. Bahasa yang digunakan dalam cerpen gadis beraroma kopi adanya bahasa biologis dan bahasa isyarat maupun kata-kata metafora. Seperti Apakah dalam keadaan seperti ini ia harus banyak meneguk Ipatropium9 agar sesak itu kembali longgar? Apakah yang terjadi? Ipatropium9 artinya obat sesak nafas. Makna  metafora- tapi mengertilah bahwa menulis dalam bahasa cinta jauh lebih mudah daripada menyatakan sebuah perasaan. Sedangkan bahasa yang digunakan dalam novel film kata hati karya Bernard Batubara merupakan bahasa yang mudah dipahami oleh semua kalangan baik remaja, anak- anak, maupun orang tua.  Latar sosial budaya yang dihasilkan- tempat dalam dua sinopsis tersebut adanya terdapat kesamaan di sebuah kedai kopi namun tradisi sama- sama mengangkat kesusasteraan terutama dalam realita cinta, karena mengingat peminat sastra semakin berkurang dan adanya ketakutan budaya sastra akan menghilang dari zaman. Pengarang berusaha membuat karya sastra yang bisa menarik terutama bagi kalangan remaja menyatukan budaya sastra tradisional dengan modern agar ada lagi minat karya sastra yang tumbuh. Adapun kekurangan dalam dua pembahasan sinopsis tersebut budaya sastra yang dihasilkan ialah sastra modern sehingga budaya sastra tradisonal tidak terlihat lagi, dari segi pencitraan, isi, tempat, gaya bahasa merupakan era modern yang mampu digunakan untuk menarik peminat sastra di zaman era modern. Adapun kesamaan tema dalam dua sinopsis tersebut yaitu mengangkat dunia percintaan. Novel Film Kata Hati mengangkat tema kesetiaan dalam cinta berujung kata hati yang berbicara sedangkan Cerpen Gadis Beraroma Kopi mengangkat tema sekuat apapun mencintai, ketika bukan takdir tidak akan bersatu. Adapun konflik yang terjadi pada cerpen gadis beraroma kopi bagaimana ketika sang pujangga yang benar- benar mencintai seorang perempuan yang memiliki aroma kopi yang menyeruak namun bukan hal takdirnya mereka tidak dipersatukan, perempuan aroma kopi meninggal. Pada novel film kata hati, ketika menjauh mendekat bagaimana kesetiaan dan kata hati yang berbicara semuanya. Dari dua pembahasan sinopsis tersebut tujuan pengarang satu sama lain mengangkat budaya sastra Indonesia dan kebudayaan terutama kebiasaan orang- orang selalu menikmati secangkir kopi sehabis melepas lelah dan hal ini masih melekat pada kebudayaan Indonesia.




Daftar Pustaka

Teeuw. 1984 .Sastra dan ilmu sastra . Jakarta. Pustaka jaya

0 komentar:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.