1. Bandingkan pendapat-pendapat Tuckman
(1975), Cronbach,(1963), dan Scriven (1967, lewat Ten Brink, 1974) tentang
pengertian penilaian! (bobot 3)
Penilaian merupakan suatu proses untuk
mengukur kadar pencapaian tujuan. Pengukuran hanyalah bagian atau alat
penilaian saja. Penilaian merupakan suatu proses untuk mengukur kadar
pencapaian tujuan. Pengukuran hanyalah bagian atau alat penilaian saja (Tuckman,
1975:12).
Proses penilaian model Ten Brink ini mengandung tiga komponen penilaian:
1) Tahap Persiapan
Tahap persiapan ini berisi kegiatan-keiatan
yang perlu dilakukan sebelum pelaksanaan pengumpulan data.
2)
Tahap Pengumplan Data
Dalam tahap pengumpulan data ini terdapat
dua langkah yang ditempuh, yaitu memperoleh informasi yang diperlukan analisis
dan pencatatan informasi yang diperoleh itu.
Pengumpulan Informasi yang diperlukan.
Pengumpulan Informasi dalam kegiatan penilaian merupakan pelaksanaan pengukuran
di kelas, pengamatan dalam tes kinerja, atau kegiatan lain.
3)
Tahap Penilaian
Penilaian yang dimaksudkan adalah penilaian
terhadap informasi yang diperoleh dan yang telah diolah. Berdasarkan hal itulah
kemudian akan diambil langkah penting dalam kegiatan penilaian, yaitu pembuatan
pertimbangan sebagai dasar pengambilan keputusan.
Penilaian (Cronbach, 1963) pada hakikatnya merupakan suatu proses pengumpulan
dan penggunaan informasi yang dipergunakan sebagai dasar pembuatan keputusan
tentang program pendidikan.
Scriven
(967, lewat Ten Brink, 1974) mengemukakan bahwa proses penilaian terdiri atas
tiga komponen, yaitu mengumpulkan informasi, pembuatan pertimbangan, dan
pembuatan keputusan.
2. Apakah perbedaan pengukuran, penilaian, dan
tes? (bobot 2)
Penilaian pembelajaran merupakan suatu
kegiatan yang dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan siswa dalam
memahami pelajaran yang telah disampaikan guru. Menilai pembelajaran berarti
mengumpulkan, menganalisis, meringkaskan, dan menginterpretasi data untuk
menghargai unjuk kerja dan prestasi belajar siswa.
Tes secara harfiah berasal dari bahasa
Perancis Kuno”testum” artinya piring
untuk menyisihkan logam-logam mulia. Tes adalah serangkaian pertanyaan atau
latihan atau alat lain yang digunakan untuk
mengukur keterampilan, pengetahuan,
kecerdasan, kemampuan, atau bakat yang
dimiliki seseorang atau kelompok
Pengukuran
adalah proses pemberian angka atau usaha memperoleh deskripsi
numerik dari suatu tingkatan dimana
seseorang telah mencapai karakteristik tertentu,
atau penetapan angka dengan cara sistematik
untuk menyatakan keadaan
individu.
Penilaian
adalah proses menentukan nilai suatu subjek dengan menggunakan
ukuran atau kriteria tertentu.
Perbedaannya terletak pada ruang lingkup
dan pelaksanaannya. Ruang lingkup penilaian lebih sempit dan biasanya hanya
terbatas pada salah satu komponen atau aspek saja, seperti prestasi belajar.
Pelaksanaan penilaian biasanya dilakukan dalam konteks internal. Ruang lingkup
evaluasi lebih luas, mencangkup semua komponen dalam suatu sistem dan dapat
dilakukan tidak hanya pihak internal tetapi juga pihak eksternal.Evaluasi dan
penilaian lebih bersifat komprehensif yang meliputi pengukuran, sedangkan tes
merupakan salah satu alat (instrument) pengukuran. Pengukuran lebih membatasi
pada gambaran yang bersifat kuantitatif (angka-angka) tentang kemajuan belajar
peserta didik, sedangkan evaluasi dan penilaian lebih bersifat kualitatIf.
3. Penilaian pendidikan sebagai proses
pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengukur pencapaian hasil belajar
peserta didik mencakup penilaian apa
saja? .(bobot 3)
1)
Bahan Ajar
Bahan ajar hanya dipertimbangkan diambil
jika mempunyai relevansi dengan kompetensi yang dibelajarkan. Guru yang
menguasai bahan ajar dikatakan sebagai guru yang berkompeten. Deskripsi bahan
ajar dapat dijadikan pegangan guru secara sistematis, menilai kemajuan bahan,
mana yang telah, sedang dan diajarkan. Deskripsi bahan pembelajaran yang
dimaksud ditunjukkan dalam pengembangan silabus yang dikembangkan bersamaan
dengan kompetensi dasar dan alat evaluasi.
2)
Pemilihan Jenis dan Bentuk Alat
Penilaian
Dalam menilai hasil belajar peserta didik,
kita harus menentukan kompetensi apa yang diukur dengan tes, nontes, bentuk
tertulis atau lisan, pengamatan kinerja, sikap,penilaian hasil karya berupa
proyek atau produk, penggunaan portofolio dan penilaian diri, serta sesuai
dengan pengalaman belajar yang dibelajarkan. Pengetahuan tentang sistem
kebahasaan, bagaimanapun perlu diajarkan dan konsekuensinya juga perlu diukur
capaiannya.
Penilaian yang dilakukan secara
berkesinambungan dalam proses pembelajaran dan kapan saja akan lebih memberikan
informasi yang mencerminkan keadaan peserta didik yang sebenarnya.
3)
Pembuatan Kisi-kisi Pengujian
Kisi-kisi adalah sebuah cetak biru,
perencanaan, yang dijadikan pedoman untuk pembuatan dan perakitan soal-soal
ujian. Agar butir-butir soal yang tertulis terkontrol dengan baik, tiap butir
secara jelas mengukur suatu indikator dan tiap-tiap indikator harus ada butir
soalnya, penulisan butir-butir soal dengan pedoman pada kisi-kisi adalah sebuah
keharusan.
Kisi-kisi haruslah mengandung sejumlah
komponen yaitu identitas dan sejumlah isian yang biasa dibuat dalam kolom-kolom.
Penilaian pendidikan sebagai proses pengumpulan dan pengolahan
informasi untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik dapat juga
mencakup:
1. Penilaian
otentik,
2. penilaian
diri,
3. penilaian
berbasis portofolio,
4. ulangan,
5. ulangan
harian,
6. ulangan
tengah semester,
7. ulangan
akhir semester,
8. ujian
tingkat kompetensi,
9. ujian
mutu tingkat kompetensi,
10. ujian
nasional, dan
11. ujian
sekolah/madrasah.
4. Hal apa sajakah yang membedakan ujian
tingkat kompetensi (UTK) dengan ujian mutu tingkat kompetensi (UMTK) ? (bobot
2)
a) ujian tingkat kompetensi, yang
selanjutnya disebut UTK, merupakan kegiatan yang dilakukan oleh satuan
pendidikan untuk mengetahui pencapaian tingkat kompetensi. Cakupan UTK meliputi
sejumlah Kompetensi Dasar yang merepresentasikan
Kompetensi Inti pada tingkat kompetensi tersebut.
b) ujian mutu tingkat kompetensi, yang
selanjutnya disebut UMTK, merupakan kegiatan yang dilakukan oleh
Pemerintah untuk mengetahui pencapaian
tingkat kompetensi. Cakupan UMTK meliputi sejumlah Kompetensi Dasar yang
merepresentasikan Kompetensi Inti pada tingkat kompetensi tersebut.
Bagian B.
ANALISIS INDIKATOR PADA STANDAR
KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR
Mata
pelajaran : Bahasa Indonesia
Jenjang
: SMA / MA
Kelas/semester : X/2
|
NO
|
|
KD
|
MATERI PEMBELAJARAN
|
INDIKATOR
(KKO)
|
KOGNITIF
|
AFEKTIF
|
PSIKOMOTORIK
|
||||||||||||||
|
C1
|
C2
|
C3
|
C4
|
C5
|
C6
|
A1
|
A2
|
A3
|
A4
|
A5
|
P1
|
P2
|
P3
|
P4
|
P5
|
||||||
|
1
|
Memahami ragam
wacana tulis dengan membaca memindai
KI/SK
|
11.1 Merangkum
seluruh isi informasi teks buku ke dalam beberapa kalimat dengan membaca memindai
11.2 merangkum
seluruh informasi dari seluruh tabel dan atau grafik kedalam beberaa kalimat
dengan membaca memindai
|
11.1 Buku yang memuat daftar isi
pokok isi informasi
rangkuman
isi buku
klausa
11.2
•teks / bacaan yang berisi tabel atau grafik
•isi
tabel/ grafik
•merangkum
tabel/ grafik
|
11.1.1 Mencatat pokok-pokok
isi informasi pada halaman bab tertentu
yang dirujuk
11.1.2 Merangkum seluruh isi
informasi (yang diperoleh dari halaman
bab tertentu) ke dalam beberapa kalimat
11.1.3 Membahas rangkuman yang
telah dibuat
11.1.4 Mengidentifikasi klausa
dalam teks buku
11.2.1 Mengungkapkan
(secara lisan atau tertulis) isi tabel/ grafik yang terdapat dalam bacaan ke
dalam beberapa kalimat
11.2.2 Merangkum
isi informasi dari suatu tabel/ grafik
|
|||||||||||||||||
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
KISI-KISI PENULISAN SOAL ULANGAN SEMESTER
1.
Jenis/Jenjang
Sekolah : SMA / MA
2.
Peminatan :
MIIA dan IIS
3.
Bidang
Studi/mata pelajaran: Bahasa Indonesia
4.
Tahun
ajaran : 2014/2015
5.
Kelas/Semester : X/2
6.
Kurikulum
yang diacu : Kurikulum 2013
7.
Alokasi
waktu : 2 X 45 menit
8.
Jumlah
soal : 40 butir
9.
Bentuk
soal : Pilihan
Ganda
|
NO
|
SK/KI
|
KD
|
Uraian MAteri
|
Bahan
Kelas/ Sem.
|
Indikator
|
Jumlah Soal KD
|
No Urut SOal
|
|
|
Memahami ragam
wacana tulis dengan membaca memindai
|
11.1Merangkum seluruh
isi informasi teks buku ke dalam beberapa
kalimat dengan membaca memindai
11.2 merangkum seluruh informasi dari seluruh
tabel dan atau grafik kedalam beberaa kalimat dengan membaca memindai
|
11.1 Buku yang memuat daftar isi
pokok
isi informasi
rangkuman isi buku
klausa
Ø Siswa
pada tahap ini diminta untuk mencari sumber bacaan dari buku yang memuat
tentang materi daftar isi
Ø Siswa
harus benar benar memahami dan mengerti dari materi di dalam buku
11.2 •teks / bacaan yang berisi
tabel atau grafik
•isi tabel/ grafik
•merangkum tabel/ grafik
Contoh teks: teks cerpen
Siswa
harus terbiasa membaca cerpen untuk melatih didalam diri dalam giat menciptakan
sebuah karya cerpen
Ø
Melatih dan mencoba membuat
cerpen tanpa takut salah
Memahami
teks bacaan cerpen yang baik
|
X/2
|
11.1.1
Mencatat pokok-pokok isi informasi pada halaman bab tertentu yang dirujuk
11.1.2
Merangkum seluruh isi informasi (yang diperoleh dari halaman bab tertentu) ke dalam beberapa
kalimat
11.1.3
Membahas rangkuman yang telah dibuat
11.1.4
Mengidentifikasi klausa dalam teks buku
11.2.1
Mengungkapkan (secara
lisan atau tertulis) isi tabel/ grafik yang terdapat dalam bacaan ke dalam
beberapa kalimat
11.2.2
Merangkum isi
informasi dari suatu tabel/ grafik
|
3
3
5
9
|
1,2,3
4,5,6
7,8,9,10,11
12,13,14,15,16,17,18,19,20
|

0 komentar:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.