A. Pendahuluan
Pendekatan
komunikatif merupakan pendekatan yang berlandaskan pada pemikiran bahwa
kemampuan menggunakan bahasa dalam berkomunikasi merupakan tujuan yang harus
dicapai dalam pembelajaran bahasa. Dalam konsep pendekatan komunikatif terdapat
konsep kompetensi komunikatif yang membedakan komponen bahasa menjadi dua
bagian, yaitu kompetensi dan performansi atau untuk kerja.
Pendekatan komunikatif dalam pembelajaran bahasa
Indonesia adalah suatu pendekatan yang bertujuan untuk membuat kompetensi komunikatif
sebagai tujuan pembelajaran bahasa, yang mencakup menyimak, membaca, menulis,
berbicara dan mengakui saling ketergantungan bahasa dan komunikasi, bahasa yang
dimaksud dalam konteks ini tentu saja bahasa Indonesia.
Pendekatan
komunikatif bahkan juga tidak berangkat dari pemahaman tentang penggunaan
bahasa dengan sekedar mempertimbangkan peranan unsur- unsur ekstra linguistic,
seperti halnya pendekatan pragmatik. Pendekatan komunikatif menjangkau cakupan
yang lebih luas dengan menelaah penggunaan dan pemahaman bahasa dari fungsi
utamanya, yaitu melakukan komunikasi dengan mengandalkan penggunaan kemampuan
komunikatif.
B. Pembahasan
1.
Plus
minus pendekatan komunikatif
·
Pendekatan
komunikatif berfokus pada pembelajaran yaitu bahasa sebagai alat komunikasi
·
Pemilihan
butir kebahasaan: berdasarkan kebutuhan pembelajaran
·
Pengurutan
butir kebahasaan: berdasarkan latar yang lain dengan penekanan pada diri, arti
dan minat
·
Lingkup:
hanya yang diinginkan dan dianggap penting oleh pembelajaran
·
Pandangan
tentang bahasa: dalam berbagai variasi, yang sangat ditentukan oleh konteks
komunikasi
·
Tipe
bahasa yang digunakan: bahasa sehari-hari atau alamiah
·
Ukuran
keberhasilan: dapat berkomunikasi secara efektif dalam konteks
·
Ketrampilan
berbahasa yang digunakan bahasa komunikasi lisan
·
Peran
guru atau siswa: peran siswa lebih dominan dari pada peran guru
·
Sikap
terhadap kesalahan: dipahami sebagai suatu hal yang manusiawi bahkan dapat
diambil sebagai pelajaran belajar dari kesalahan
·
Kemiripan
dan pembelajaran bahasa ilmiah: mirip dengan proses pembelajaran bahasa ilmiah
yang menekankan pada isi.
2.
Penerapa
pendekatan komunikatif dalam pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur
Indonesia?
Penerapan pendekatan komunikatif dalam pembelajaran
bahasa Indonesia oleh penutur bahasa Indonesia sendiri, dilihat dari fungsi
sebagai bahasa nasional belum sepenuhnya pantas. Pertama, dilihat dari tipe
bahasa yang digunakan merupakan bahasa sehari- hari atau alamiah, peranan
bahasa nasional menggunakan bahasa baku dan EYD yang tepat. Kedua, peran guru
atau siswa, peran siswa lebih dominan dari pada peran guru, menurut kami
didalam satu pembelajaran dikaitkan dengan bahasa Indonesia sebagai bahasa
nasional, guru lebih dominan untuk menggunakan bahasa nasional(bahasa baku)
untuk menyampaikan kepada siswanya mengenai materi yang ingin guru sampaikan.
3.
Bagaimana
penerapan pendekatan komunikatif dalam pembelajaran bahasa asing bagi penutur
Indonesia?
Penerapan
pendekatan komunikatif dalam pembelajaran bahasa asing bagi penutur Indonesia
tampaknya lebih mudah untuk dimengerti karena orang Indonesia sendiri terbiasa
untuk memakai bahasa lisan dari pada bahasa tulis.
4.
Bagaimana
penerapan pendekatan komunikatif dalam pembelajaran bahasa Indonesia bagi
penutur asing ?
Penerapan
pendekatan komunikatif dalam pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing
lebih mudah menggunakan bahasa lisan. Karena bahasa lisan merupakan bahasa
komunikasi yang paling efektif. Struktur kalimat bahasa lisan tidak se- rumit
bahasa tulis, asal komunikasi berjalan dengan semestinya struktur yang kurang
baik tidak jadi masalah, sehingga penutur asing cenderung lebih mahir dalam
bahasa lisan.
Proses
pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing lebih mudah dituturkan dengan
bahasa lisan. Penutur asing lebih mencerna sesuatu dengan komunikasi lisan.
Pada pembelajaran yang diterapkan di negara- negara asing proses pembelajaran
bahasa Indonesia disampaikan dengan komunikasi lisan, adanya EYD yang sesuai
yang diterapkan penutur asing bagi peserta didiknya. Dengan mempelajari bahasa Indonesia
bagi penutur asing, Negara- negara asing merasa dapat berkomunikasi dengan baik
antar sesama Negara tetangganya. Pengejaan dan pengucapan bahasa Indonesia bagi
penutur asing dapat dengan mudah disampaikan dengan menggunakan komunikasi
lisan, komunikasi yag sering terjadi diantara penutur asing membuat penutur
lebih dapat memahami proses pencapaian bahasa Indonesia
C. Penutup
Simpulan
Penerapan
pendekatan komunikatif dalam pembelajaran bahasa Indonesia oleh penutur bahasa
Indonesia sendiri, dilihat dari fungsi sebagai bahasa nasional belum sepenuhnya
pantas.
Penerapan
pendekatan komunikatif dalam pembelajaran bahasa asing bagi penutur Indonesia
tampaknya lebih mudah untuk dimengerti karena orang Indonesia sendiri terbiasa
untuk memakai bahasa lisan dari pada bahasa tulis.
Penerapan
pendekatan komunikatif dalam pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing
lebih mudah menggunakan bahasa lisan. Dalam penerapan pendekatan komunikatif
peran siswa lebih dominan, sedangkan peran guru sebagai media penyampaian
sesuatu. Bahasa Indonesia lebih mudah dicerna dengan menggunakan bahasa lisan
sedangkan bahasa Asing lebih mudah dituturkan dalam bahasa Indonesia
Saran
Sebaiknya pendekatan komunikatf prose peran Guru lebih
ditekankan dalam proses pembelajaran agar peran Siswa lebih aktif dalam proses pembelajaran.
Daftar
pustaka
http://faizalnizbah.blogspot.com/2013/08/pendekatan-komunikatif-dalam.html
http://sutrie.blogspot.com/2012/11/pendekatan-komunikatif.html

0 komentar:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.