Home » » PENERAPAN PENDEKATAN KOMUNIKATIF

PENERAPAN PENDEKATAN KOMUNIKATIF

Written By Berbagi ide muda Berkarya on Jul 4, 2014 | 11:32 PM

A.     Pendahuluan
Pendekatan komunikatif merupakan pendekatan yang berlandaskan pada pemikiran bahwa kemampuan menggunakan bahasa dalam berkomunikasi merupakan tujuan yang harus dicapai dalam pembelajaran bahasa. Dalam konsep pendekatan komunikatif terdapat konsep kompetensi komunikatif yang membedakan komponen bahasa menjadi dua bagian, yaitu kompetensi dan performansi atau untuk kerja.
Pendekatan komunikatif dalam pembelajaran bahasa Indonesia adalah suatu pendekatan yang bertujuan untuk membuat kompetensi komunikatif sebagai tujuan pembelajaran bahasa, yang mencakup menyimak, membaca, menulis, berbicara dan mengakui saling ketergantungan bahasa dan komunikasi, bahasa yang dimaksud dalam konteks ini tentu saja bahasa Indonesia.
            Pendekatan komunikatif bahkan juga tidak berangkat dari pemahaman tentang penggunaan bahasa dengan sekedar mempertimbangkan peranan unsur- unsur ekstra linguistic, seperti halnya pendekatan pragmatik. Pendekatan komunikatif menjangkau cakupan yang lebih luas dengan menelaah penggunaan dan pemahaman bahasa dari fungsi utamanya, yaitu melakukan komunikasi dengan mengandalkan penggunaan kemampuan komunikatif.


B.     Pembahasan
1.      Plus minus pendekatan komunikatif
·        Pendekatan komunikatif berfokus pada pembelajaran yaitu bahasa sebagai alat komunikasi
·        Pemilihan butir kebahasaan: berdasarkan kebutuhan pembelajaran
·        Pengurutan butir kebahasaan: berdasarkan latar yang lain dengan penekanan pada diri, arti dan minat
·        Lingkup: hanya yang diinginkan dan dianggap penting oleh pembelajaran
·        Pandangan tentang bahasa: dalam berbagai variasi, yang sangat ditentukan oleh konteks komunikasi
·        Tipe bahasa yang digunakan: bahasa sehari-hari atau alamiah
·        Ukuran keberhasilan: dapat berkomunikasi secara efektif dalam konteks
·        Ketrampilan berbahasa yang digunakan bahasa komunikasi lisan
·        Peran guru atau siswa: peran siswa lebih dominan dari pada peran guru
·        Sikap terhadap kesalahan: dipahami sebagai suatu hal yang manusiawi bahkan dapat diambil sebagai pelajaran belajar dari kesalahan
·        Kemiripan dan pembelajaran bahasa ilmiah: mirip dengan proses pembelajaran bahasa ilmiah yang menekankan pada isi.

2.      Penerapa pendekatan komunikatif dalam pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur Indonesia?
Penerapan pendekatan komunikatif dalam pembelajaran bahasa Indonesia oleh penutur bahasa Indonesia sendiri, dilihat dari fungsi sebagai bahasa nasional belum sepenuhnya pantas. Pertama, dilihat dari tipe bahasa yang digunakan merupakan bahasa sehari- hari atau alamiah, peranan bahasa nasional menggunakan bahasa baku dan EYD yang tepat. Kedua, peran guru atau siswa, peran siswa lebih dominan dari pada peran guru, menurut kami didalam satu pembelajaran dikaitkan dengan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional, guru lebih dominan untuk menggunakan bahasa nasional(bahasa baku) untuk menyampaikan kepada siswanya mengenai materi yang ingin guru sampaikan.

3.      Bagaimana penerapan pendekatan komunikatif dalam pembelajaran bahasa asing bagi penutur Indonesia?
Penerapan pendekatan komunikatif dalam pembelajaran bahasa asing bagi penutur Indonesia tampaknya lebih mudah untuk dimengerti karena orang Indonesia sendiri terbiasa untuk memakai bahasa lisan dari pada bahasa tulis.

4.      Bagaimana penerapan pendekatan komunikatif dalam pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing ?
Penerapan pendekatan komunikatif dalam pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing lebih mudah menggunakan bahasa lisan. Karena bahasa lisan merupakan bahasa komunikasi yang paling efektif. Struktur kalimat bahasa lisan tidak se- rumit bahasa tulis, asal komunikasi berjalan dengan semestinya struktur yang kurang baik tidak jadi masalah, sehingga penutur asing cenderung lebih mahir dalam bahasa lisan.
Proses pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing lebih mudah dituturkan dengan bahasa lisan. Penutur asing lebih mencerna sesuatu dengan komunikasi lisan. Pada pembelajaran yang diterapkan di negara- negara asing proses pembelajaran bahasa Indonesia disampaikan dengan komunikasi lisan, adanya EYD yang sesuai yang diterapkan penutur asing bagi peserta didiknya. Dengan mempelajari bahasa Indonesia bagi penutur asing, Negara- negara asing merasa dapat berkomunikasi dengan baik antar sesama Negara tetangganya. Pengejaan dan pengucapan bahasa Indonesia bagi penutur asing dapat dengan mudah disampaikan dengan menggunakan komunikasi lisan, komunikasi yag sering terjadi diantara penutur asing membuat penutur lebih dapat memahami proses pencapaian bahasa Indonesia


















C.     Penutup
Simpulan
Penerapan pendekatan komunikatif dalam pembelajaran bahasa Indonesia oleh penutur bahasa Indonesia sendiri, dilihat dari fungsi sebagai bahasa nasional belum sepenuhnya pantas.
Penerapan pendekatan komunikatif dalam pembelajaran bahasa asing bagi penutur Indonesia tampaknya lebih mudah untuk dimengerti karena orang Indonesia sendiri terbiasa untuk memakai bahasa lisan dari pada bahasa tulis.
Penerapan pendekatan komunikatif dalam pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing lebih mudah menggunakan bahasa lisan. Dalam penerapan pendekatan komunikatif peran siswa lebih dominan, sedangkan peran guru sebagai media penyampaian sesuatu. Bahasa Indonesia lebih mudah dicerna dengan menggunakan bahasa lisan sedangkan bahasa Asing lebih mudah dituturkan dalam bahasa Indonesia

Saran
Sebaiknya pendekatan komunikatf prose peran Guru lebih ditekankan dalam proses pembelajaran agar peran Siswa lebih aktif dalam proses pembelajaran.









Daftar pustaka
http://faizalnizbah.blogspot.com/2013/08/pendekatan-komunikatif-dalam.html
http://sutrie.blogspot.com/2012/11/pendekatan-komunikatif.html


0 komentar:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.