1. Macam
paragraf berdasarkan tujuannya yaitu:
a. Paragraf
Pembuka
Paragraf
ini memiliki fungsi sebagai pengantar terhadap hal yang akan diuraikan atau
dibahas. Sebagai paragraf pembuka, sebaiknya ia mampu menarik minat pembaca
untuk membaca lebih jauh isi sebuah tulisan.
b. Paragraf
Inti
Secara
visual, paragraf ini adalah paragraf yang paling panjang dalam sebuah tulisan.
Hal ini karena paragraf inti memuat sejumlah pokok persoalan yang dibahas
penulis.
c. Paragraf Penutup
Paragraf
penutup berfungsi mengakhiri sebuah tulisan. Paragraf ini biasa berisi simpulan
dari apa yang telah disampaikan di paragraf- paragraf sebelumnya. Akan teapi,
paragraf penutup juga dapat berupa penegasan kembali tentang hal yang dianggap
penting dalam paragraf sebelumnya. Paragraf penutup sebaiknya disajikan ringkas
dan tidak terlalu panjang.
Contoh Paragraf Pembuka
Anas
Urbaningrum Ketua Partai Demokrat, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh
KPK. Berita ini sesungguhnya telah di tunggu- tunggu cukup lama karena
informasi tentang indikasi ketelibatan Anas
dalam kasus Hambalang berulang kali diungkapkan Nazarudin dan sejumlah
saksi lain.
Contoh Paragraf Inti
Meski keterlibatan Anas masih harus
dibuktikan oleh KPK, berita ini menambah panjang deretan politikus muda yang
tersangkut kasus korupsi. Fenomena ini sungguh memprihatinkan karena banyak
kalangan berharap besar kepada politikus muda untuk melakukan perubahan politk
yang lebih responsif, akuntabel, dan bersih dari korupsi. Alih- alih berubah, justru para politisi muda
terlibat dalam kasus korupsi, bahkan dalam skala lebih besar. Bukan hanya di
ranah politk, korupsi juga dilakukan di
lembaga pendidikan.
Contoh Paragraf Penutup
Agenda besar pemberantasan korupsi
bukan sekadar memenjarakan koruptor, melainkan bagaimana menghentikan
reproduksi korupsi dengan melakukan transformasi dari habitas korup menuju
habitus antikorupsi. Membentuk habitus baru membutuhkan perulangan praktik
sosial secara terus- menerus sehingga, dalam pengertian ini, pemberantasan
korupsi harus dilakukan dengan konsisten. Tanpa mengubah habitus, akan banyak
politisi, pemimpin agama, guru, pegawai pemerintah, dan pengusaha yang akan
memenuhi penjaraan.
2. Persamaan
dan perbedaan antara artikel dengan artikel ilmiah
ü Artikel
·
Artikel merupakan jenis karya tulis
ilmiah yang dipublikasikan kepada umum.
·
Artikel merupakan karangan ilmiah yang
sudah dikemas dengan menggunakan bahasa yang diperkirakan akan dapat dipahami
oleh para pembaca dalam lingkup yang lebih luas.
·
Bentuk karangan ini di antaranya artikel
yang disajikan untuk media cetak, seperti surat kabar atau majalah.
·
Artikel pada umunya berupa opini yang
dikemas dalam bentuk karangan ilmiah populer.
·
Masalah yang disajikan dalam artikel
biasanya persoalan yang sangat faktual dan sejalan dengan headline berita dari surat kabar atau majalah tersebut.
ü Artikel
Ilmiah
·
Artikel untuk jurnal ilmiah selain
ketentuan jumlah halaman sebagaimana dalam media cetak,bagian- bagian yang
harus tersaji dalam jurnal pun harus mengikuti gaya selingkung dari jurnal
tersebut. Misalnya, sebuah jurnal menghendaki bagian- bagian berikut yang harus
disajikan dalam jurnal, yaitu judul,abstrak, kata kunci, pendahuluan,
pembahasan, simpulan, daftar pustaka, dan biodata.
·
Judul artikel ilmiah berisi bahasa baku
sesuai (EYD) Ejaan Yang Disempurnakan serta cukup menarik minat orang untuk
membaca isi tulisan namun bahasa dan tulisan tetap formal.
·
Tulisan ilmiah ditulis dengan tujuan
untuk menyelesaikan tugas akhir kuliah di universitas, untuk menyelesaikan
laporan praktikum, maupun untuk melakukan suatu penelitian secara mendalam terhadap
objek yang diteliti.
·
Artikel ilmiah berisi tentang suatu
masalah yang penyampaiannya di sertakan bukti dan opini yang mendukung,
kemudian diakhiri dengan ringkasan dan kesimpulan.
·
Pembuatan artikel ilmiah yang baik dan
benar, tidak hanya sekedar menyampaikan pendapat tetapi harus memperhatikan
kaidah yang berlaku.
·
Artikel ilmiah selayaknya ditulis
berdasrkan hasil penelitian lapangan sehingga memuat informasi dan fakta
empirik yang kuat, mutakhir dan komprehensif dengan metodologi yang jelas.
·
Tujuan menulis artikel ilmiah juga untuk
memublikasikan pemikiran penulis ke khalayak akademik yang lebih luas melalui
media jurnal yang sesuai dengan disiplin ilmu, baik lingkup nasional maupun
antar bangsa.
3. Macam-
macam surat resmi
·
Surat
resmi biasanya digunakan oleh suatu lembaga, instansi, atau organisasi
yang ditujukan kepada seseorang atau instansi tertentu. Contoh; surat tugas,
surat perintah, dan surat keputusan.
·
Surat resmi merupakan surat yang serig
digunakan dalam kedinasan, keorganisasian, lembaga- lembaga instansi, maupun
pekerjaan.Surat ini dikategorikan paling umum digunakan dalam kehidupan sehari-
hari jika sedang berurutan dengan instansi atau lembaga tertentu.
·
Adapun bagian- bagian surat dari bentuk
bagian- bagian surat resmi:
v Kepala surat atau kop surat
adalah bagian surat yang terletak paling atas. Kepala surat(kop surat) berisi
nama instansi, alamat, nomor telepon (apabila ada), nama email (apabila ada),
lambang instansi (logo),dll. Fungsi kop surat sebagai identitas, pemberi
informasi. Kepala surat menunjukkan keresmian sebuah surat.
v Nomor surat
adalah nomor urut surat yang telah dikeluarkan oleh instansi atau organisasi.
Sedangkan kode surat adalah kode klasifikasi masalah yang disampaikan pada
surat tersebut, sedangkan tahun yang tertera nomor surat menunjukkan tahun
kapan surat itu dibuat.
v Tanggal surat
menunjukkan tanggal, hari, bulan, dan tahun pembuatan surat atau
ditandatanganinya surat. Pembuatan
tanggal, bulan, dan tahun surat sebaiknya jangan disingkat karena dapat
menimbulkan kesalahpahaman dan dirasa kurang sopan.
v Lampiran,
Bagian lampiran tidak selamanya harus dicantumkan. Penulisan lampiran
diperlukan apabila surat tersebut ada sesuatu yang dilampirkan dan harus
dilampirkan secara lengkap. Hal yang sering disebutkan dalam lampiran adalah
jumlah bendel atau jumlah lembar.
v Alamat surat
memiliki peranan penting karena pengiriman surat akan lancar jika terdapat
alamat surat yang ditulis dengan lengkap. Alamat surat bisa ditulis pada kertas
surat (dalam) dan juga bisa ditulis pada sampul surat(luar).
v Salam Pembuka suatu
surat merupakan kesantunan dalam bahasa tulis. Salam pembuka disesuaikan dengan
keperluan penulisan dan kepada siapa surat tersebut ditujukan.
v Tubuh Surat terdiri
dari pembukaan, isi, dan penutup. Isi surat merupakan bagian terpenting dari
keseluruhan bagian surat. Hal ini karena bagian tersebut merupakan wadah dari
segala persoalan yang hendak disampaikan penulisnya.
v Salam Penutup sebuah
surat dapat digunakan untuk menunjukkan rasa hormat.Biasanya dalam surat resmi,
pada bagian salam penutup hanya jabatan pengirim surat.
v Tanda Tangan, Nama, dan Jabatan
Penulis, pengirim surat adalah pihak yang menulis atau yang
menyampaikan surat. Dalam surat dinas akan lebih baik apabila nama pengirim
dilengkapi dengan identitas diri kedinasan. Sebuah surat
dianggap sah jika telah ditandatangani oleh pejabat atau yang berwenang dan
bertanggung jawab terhadap pembuatan surat.
v Tembusan merupakan
bagian surat dipakai untuk menunjukkan adanya pihak atau orang yang menerima surat itu selain objek surat.
Hal itu bertujuan agar surat tersebut diketahui oleh pihak lain yang mendapat
tembusan surat. Tembusan surat juga digunakan untuk menghitung jumlah lembar
surat yang ditinjau sesuai keperluan.
v Inisial merupakan
nama pengonsep surat dan nama pengetik surat yang ditulis pada bagian kiri
bawah sebuah surat. Inisial dicantumkan sebagai kelengkapan surat, terutama
untuk surat- surat penting atau surat berharga.
v DAFTAR PUSTAKA
o
Energi Alternatif : Daun Kehidupan
Daun kehidupan, terdengar aneh tapi ternyata sangat
bermanfaat.Belakangan ini banyak orang yang aktivitasnya berlebihan menyebabkan
mereka sering pusing atau sakit kepala. Kebanyakan dari para pegawai sering mengkonsumsi obat- obatan yang berefek
sampingnya ialah sangat fatal, contohnya saja sering satu bulan dalam satu
keluarga yang sering mengkonsumsi obat ,sering masuk rumah sakit karena akibat
dari obat tersebut yang banyak
mengandung bahan kimia nya.
Untuk itu,ada cara pengobatan alternatif lain yang
dikenal dengan tumbuhan yang alami itu yaitu Bunga kembang sepatu. Daunnya itu
sangatlah khas, selain bunga yang
bewarna pink membuat sesorang tertarik. Dari cara pengobatan tradisonal
terbukti bahwa daun bunga kembang sepatu tersaebut bisa menyembuhkan sakit
kepala,dan brguna juga bagi kesehatan .
Daun itu tidaklah berbahaya ataupun mengandung bahan
kimia atau sejenisnya. Daunnya ini bisa digunakan di semua kalangan, baik itu
remaja,anak-anak maupun orang tua. Tumbuhan bunga kembang sepatu ini mungkin susah
didapat,karena tumbuhnya pun tidak semuanya di berbagai daerah.Akan tetapi daun
kembang sepatu ini perlu la dibuatkan suatu produk agar berguna bagi orang
banyak. Adapun cara pengolahan daun tersebut ,agar berguna sebagai obat:
1. Ambil
4- 6 daun kembang sepatu yang masih muda.
2. Kemudian
cuci daun tersebut sampai berisih, jangan di cuci pakai sabun, cuci dengan
tangan dengan alami saja.
3. Masaklah
air terlebih dahulu sekitar 2,5 liter atau secukupnya.
4. Rebuslah
daun tersebut dengan air yang telah disediakan.
5. Siap
bisa diminum.
Adapun
aturan pakainya ialah:
1. 3x
sehari minumnya .
2. Diusahakan
setelah makan.
3. Apabila
anda dalam keadaan pusing tidak bisa bangkit, ambillah air tersebut basuhlah ke
muka sebanyak 3 kali di awali dengan membaca Bismillahirrahmanirrahim ....
Harapan
dari penulis ,semoga ini bisa dijadikan sebagai energi alternatif yang bisa
digunakan tepat waktu yang dikenal dengan bahasa lebih trend nya DAUN KEHIDUPAN,dan bermanfaat bagi orang
banyak.

0 komentar:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.