Lukamu seperti tinta hitam
seakan dari pagi, sore hingga senja tak mampu menghapus
goresan yang pernah ada
Malam pun hanya menghantui dirimu
Lihatlah siapa dirimu sekarang ?
kau bagaikan sesosok melati putih yang selalu merayakan
kembang putihnya
Tapi, mengapa harus mengingat kembali lelaki
yang pernh menyakitimu itu,
yang tak sedikitpun mengerti keadaan esok
Ketika senja datang membangunkanmu, kehidupanmu
akan lebih baik
Yogyakarta, 16 Mei 2014

0 komentar:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.