24 Mei 2014, Berbagai dunia pertunjukkan sering kita
jumpai baik pertunjukkan yang diadakan di Taman Budaya Yogyakarta maupun di
panggung pertunjukkan lainnya. Tidak kalah menariknya, lagi-lagi Universitas
Ahmad Dahlan Yogyakarta kembali mengadakan pertunjukkan yang diadakan Sastra
Indonesia diperankan mahasiswa Asing. Hal tersebut membuat kita akan bangga
akan budaya seni yang ada di Indonesia ini. Pertunjukkan drama ini merupakan
tugas akhir kuliah satu semester ujar “Iqbal H. Saputra” selaku dosen sastra
mahasiswa asing sekaligus sastra indonesia. Pertunjukkan teater yang diadakan
dikampus 2 UAD bertepat hari sabtu,pukul 20.00 WIB membuat mahasiswa tetap
bersemangat untuk menghadiri pertunjukkan tersebut.
Drama yang terbagi menjadi 2 kelompok ini, Kelompok
pertama menceritakan bagaimana kehidupan seseorang yang penuh dengan teka teki
kehidupan. Berbeda lagi dengan pertunjukkan yang didramakan oleh kelompok kedua
yang menceritakan “Keong Mas” seorang Raja yang akan menikahkan anaknya dengan
Raden yang baik hati, tampan dan bijaksana. Akan tetapi hal tersebut membuat
saudara kandung Candra Kirana yang bernama Ace iri. Saudara kandung Candra
Kirana yang bernama Ace memfitnah hingga Candra Kirana dikeluarkan dari Istana.
Pada suatu ketika Candra Kirana yang telah dibuang dari kerajaan dan telah
disihir oleh saudaranya sendiri menjadi Keong Mas, ada seorang perempuan tua
yang menemukannya dan dibawa pulang. Setelah kejadian berlalu begitu cepat sang
Raden berhasil mengetahui akan perbuatan saudara kandung Candra Kirana yang
telah berwatak jahat. Sang Raden pergi mencari Candra Kirana meskipun berbagai
tantangan sebelumnya yang harus dilewati dan merekapun berbahagia karena telah
dipertemukan kembali.
Salah satu bentuk apresiasi karya seni yang didramakan
oleh mahasiswa China ini patut kita sadari dan kita banggakan, karena mereka
berhasil mementaskan drama yang bernaskah Jawa dengan berbahasa Indonesia yang
baik & benar. Mahasiswa China UAD juga mampu menghibur penontonnya, karena
selain mereka bisa menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar mereka juga
mampu berdrama yang baik seperti mimik wajah, gestur gerak.


0 komentar:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.