Home » » FESTIVAL SASTRA?

FESTIVAL SASTRA?

Written By Berbagi ide muda Berkarya on Jul 4, 2014 | 11:53 PM










Festival Sastra I Tahun 2014 Sabtu- Ahad 7-8 Juni yang diselenggarakan LSBO PP Muhammadiyah bekerjasama dengan LPM Universitas Ahmad Dahlan membuat mahasiswa dari perguruan tinggi Muhammadiyah antusias mengikutinya. Dalam Festival sastra I, terdapat berbagai perlombaan salah satu diantaranya lomba Baca Puisi, Penciptaan Cerpen, Penciptaan Puisi, Musikalisasi Puisi. Pada acara Festival Sastra I tahun 2014  dihadirkan sosok seniman yang tidak asing lagi yakni Emha Ainun Nadjib akrabnya disapa Caknun. Beliau merupakan pendiri Majalah Kuantum IPM akan membacakan puisi setelah sekian lama tidak membacakan puisi.
Acara Festival Sastra I 2014 dibuka oleh Pimpinan Muhammadiyah Drs.H. Supriyanto M.Hum berbagai ucapan terimakasih dihanturkan kepada Rektor Universitas Ahmad Dahlan  yang telah bersedia berpartisipasi mengadakan Festival Sastra.  Acara Festival sastra berlangsung selama 2 hari dan diikuti berbagai perguruan tinggi Muhammadiyah seperti Universitas Muhammaadiyah Jakarta, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, dan berbagai sekolah Muhammadiyah lainnya. Acara Festival Sastra tahun depan  akan diadakan di Malang  “ ujar Pimpinan Muhammadiyah”.  Adapun dalam serangkain acara Festival Sastra juga dihadirkan seniman yang tidak asing juga bernama Prof. DR.H. Suminto A. Sayuti, dalam pidatonya beliau berbicara tentang dunia sastra berpolitisi. Sastra sebagai medan konstruksi identitas. Proses penciptaan bukanlah sesuatu yang mudah dilalui namun proses pengembaraan baru. Pesan dari beliau buat penikmat sebuah karya sastra, sastra harus ditulis berdasar matrik multikultural (nilai- nilai kemanusiaan) tanpa kesusasteraan, kesenian, kebudayaan Indonesia itu hilang.

Adapun Emha Ainun Nadjib menyampaikan pesan, mempelajari sastra dengan tidak lupa juga pendekatan selalu ingat kepada Allah Swt. Bahasa sastra itu bahasa kerohanian. Acara Festival sastra tersebut mendapat sambutan baik dari publik maupun seniman-seniman lainnya. Tidak lupa,salah satu tokoh Dra, Rina Ratih Sri Sudaryani, M.Hum, Jabrohim merupakan sosok yang berperan aktif dalam pelopor sastra di Univesitas Ahmad Dahlan. Salah satu serangkaian acara ini perlu kita apresiasi karena melestarikan kesusasteraan di tanah air tercinta.

0 komentar:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.