Festival Sastra I Tahun 2014 Sabtu- Ahad 7-8 Juni yang
diselenggarakan LSBO PP Muhammadiyah bekerjasama dengan LPM Universitas Ahmad
Dahlan membuat mahasiswa dari perguruan tinggi Muhammadiyah antusias
mengikutinya. Dalam Festival sastra I, terdapat berbagai perlombaan salah satu
diantaranya lomba Baca Puisi, Penciptaan Cerpen, Penciptaan Puisi, Musikalisasi
Puisi. Pada acara Festival Sastra I tahun 2014 dihadirkan sosok seniman yang tidak asing lagi
yakni Emha Ainun Nadjib akrabnya disapa Caknun. Beliau merupakan pendiri
Majalah Kuantum IPM akan membacakan puisi setelah sekian lama tidak membacakan
puisi.
Acara Festival Sastra I 2014 dibuka oleh Pimpinan
Muhammadiyah Drs.H. Supriyanto M.Hum berbagai ucapan terimakasih dihanturkan
kepada Rektor Universitas Ahmad Dahlan yang
telah bersedia berpartisipasi mengadakan Festival Sastra. Acara Festival sastra berlangsung selama 2
hari dan diikuti berbagai perguruan tinggi Muhammadiyah seperti Universitas Muhammaadiyah
Jakarta, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Muhammadiyah Purwokerto,
Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, dan
berbagai sekolah Muhammadiyah lainnya. Acara Festival Sastra tahun depan akan diadakan di Malang “ ujar Pimpinan Muhammadiyah”. Adapun dalam serangkain acara Festival Sastra
juga dihadirkan seniman yang tidak asing juga bernama Prof. DR.H. Suminto A.
Sayuti, dalam pidatonya beliau berbicara tentang dunia sastra berpolitisi. Sastra
sebagai medan konstruksi identitas. Proses penciptaan bukanlah sesuatu yang
mudah dilalui namun proses pengembaraan baru. Pesan dari beliau buat penikmat
sebuah karya sastra, sastra harus ditulis berdasar matrik multikultural (nilai-
nilai kemanusiaan) tanpa kesusasteraan, kesenian, kebudayaan Indonesia itu
hilang.
Adapun Emha Ainun Nadjib menyampaikan pesan, mempelajari
sastra dengan tidak lupa juga pendekatan selalu ingat kepada Allah Swt. Bahasa
sastra itu bahasa kerohanian. Acara Festival sastra tersebut mendapat sambutan
baik dari publik maupun seniman-seniman lainnya. Tidak lupa,salah satu tokoh
Dra, Rina Ratih Sri Sudaryani, M.Hum, Jabrohim merupakan sosok yang berperan
aktif dalam pelopor sastra di Univesitas Ahmad Dahlan. Salah satu serangkaian
acara ini perlu kita apresiasi karena melestarikan kesusasteraan di tanah air
tercinta.


0 komentar:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.