Pernah kuingat sehelai daun yang jatuh, tersimpan dan
terbuang begitu saja,
Masihkah harus aku ingat fenomena yang,
tidak seharusnya terjadi dalam kehidupan,
menyakitkan hingga menancapkan luka
Aku tidak butuh lagi ucapannmu, aku tak butuh lagi
rayuanmu, dan
aku tak butuh lagi menunggu penantianmu
Lukaku kini sudah terobati,
Jadi buat apa membanggakan, mengingat bhkan
berharap pada jejak" rauh diwajahmu
Sekarang, bahkan kelag telah ada yang mampu
menjadikan aku sebagai panglima perang seorang "adinda".
Yogyakarta, 14 Mei 2014
Masihkah harus aku ingat fenomena yang,
tidak seharusnya terjadi dalam kehidupan, menyakitkan hingga menancapkan luka
Aku tidak butuh lagi ucapannmu, aku tak butuh lagi rayuanmu, dan
aku tak butuh lagi menunggu penantianmu
Lukaku kini sudah terobati,
Jadi buat apa membanggakan, mengingat bhkan berharap pada jejak" rauh diwajahmu
Sekarang, bahkan kelag telah ada yang mampu menjadikan aku sebagai panglima perang seorang "adinda".

0 komentar:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.